Beranda
Di ruang ini, saya mencoba berbagi cerita dan pengalaman, hasil pergulatan yang panjang setelah memilih IT sebagai ladang menyambung hidup. Juga saya akan menulis beberapa catatan kecil tentang pemikiran saya sebagai manusia yang sehari-hari hidup di tengah masyarakat.
Artikel yang ada dalam ruang sederhana ini sebagian besar adalah hasil saya mengumpulkan kertas-kertas coretan saya yang berserakan di beberapa blog. Entah kenapa tiba-tiba saja saya merasa perlu untuk mengumpulkannya dalam satu tempat. Barangkali salah satu alasan klise saya adalah, saya ingin ada sebuah ruang khusus untuk merenung, menulis, dan berbagi. Walau faktanya, betapapun saya berusaha untuk menulis dengan benar dan berusaha menata rapi, tetap saja masih kurang menarik dan beberapa mungkin hanya berupa sampah. Tak apa, bukankah sampah terkadang juga berguna?
Jika Anda merasa bahwa tulisan dalam ruang ini terlalu beragam, sesungguhnya saya hanya ingin berbagi perasaan terdalam dan berupaya meyakinkan bahwa orang IT itu juga manusia 'normal', yang memandang hidup tak sebatas papan keyboard, yang memahami huruf-huruf tak sebatas source code program.
Lalu, jika Anda yang berkunjung ke ruang ini ternyata adalah seseorang yang telah mengenal saya di satu waktu dalam garis perjalanan hidup saya, atau seseorang yang belum pernah mengenal dan pada akhirnya menjadi salah seorang sahabat saya, maka jelas sekali bahwa ruang ini telah mendapatkan salah satu tujuannya, dan itu sungguh berarti bagi saya.
Salam hangat, Y. Wibisono
Sebagian orang mengira, bahwa pekerjaan membuat program itu hanyalah hal teknis; logika dan matematika, dengan menghapal sejumlah instruksi. Orang lupa bahwa ada pekerjaan otak kanan di sana. Jika penyair perlu kontemplasi demi memburu tetes demi tetes inspirasi, demikian pula yang dilakukan para programmer.
Ini rindu tentang sebuah dangau, atau gubug kecil di tepi kali. Lalu beberapa orang akan datang, dengan pena dan kertas. Sesekali akan ada obrolan gayeng, yang sekejap mungkin berganti diam. Diam yang padat, ketika penulis mengobrol dengan karyanya. Dan demikianlah, komunitas kecil itu lalu kami namakan JORAN.
Hanya berisi hal-hal remeh. Ini bukan sebuah ruang perpustakaan mewah, atau showroom karya-karya berharga. Sebagian berupa lembaran kertas setengah jadi, beberapa hanyalah catatan asal tulis. Walaupun, tetap saja ada harapan bahwa satu waktu seseorang akan merasa bahwa catatan-catatan remeh ini berguna.
Recent comments
1 year 23 weeks ago
1 year 23 weeks ago
1 year 23 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago