KIDUNG BUAT DHIAJENG
- Artikel:
Karya: Y. Wibisono
(untuk ES)
nada apa lagi yang bisa kumainkan
ketika dentingan gitarku mulai sumbang?
resah yang terhampar di sudut malam
perlahan merayap,
mendekapku dalam hampa
pada matamu, dengan sejuta manja
yang bergayut
tak kutemukan jawab
sang maha guru adalah waktu,
yang bertutur
dalam setiap kisah
jiwa yang tersaput asmara
(Samarinda, 1992)
Sebagian orang mengira, bahwa pekerjaan membuat program itu hanyalah hal teknis; logika dan matematika, dengan menghapal sejumlah instruksi. Orang lupa bahwa ada pekerjaan otak kanan di sana. Jika penyair perlu kontemplasi demi memburu tetes demi tetes inspirasi, demikian pula yang dilakukan para programmer.
Ini rindu tentang sebuah dangau, atau gubug kecil di tepi kali. Lalu beberapa orang akan datang, dengan pena dan kertas. Sesekali akan ada obrolan gayeng, yang sekejap mungkin berganti diam. Diam yang padat, ketika penulis mengobrol dengan karyanya. Dan demikianlah, komunitas kecil itu lalu kami namakan JORAN.
Hanya berisi hal-hal remeh. Ini bukan sebuah ruang perpustakaan mewah, atau showroom karya-karya berharga. Sebagian berupa lembaran kertas setengah jadi, beberapa hanyalah catatan asal tulis. Walaupun, tetap saja ada harapan bahwa satu waktu seseorang akan merasa bahwa catatan-catatan remeh ini berguna.
Recent comments
3 weeks 4 days ago
20 weeks 4 days ago
20 weeks 4 days ago
24 weeks 6 days ago
25 weeks 6 days ago
27 weeks 6 days ago
27 weeks 6 days ago
28 weeks 2 days ago
34 weeks 4 days ago
37 weeks 3 hours ago