PERJALANAN 1
- Artikel:
Karya: Y. Wibisono
samarinda - teluk dalam - sebulu
berjam-jam kami mengeja debu
matahari telah mengupas atap kendaraan
juga menggosongkan kepala para pekerja kayu
:ini khatulistiwa yang sebenarnya!
lalu kamipun mentertawakan semak-semak
di sisi jalan berdahan dan berdaun debu
musim yang gelisah,
segelisah hati para transmigran
mengganti lembu dengan truk-truk kayu
mengganti lumbung padi dengan mini-sawmill
lalu batang-batang padipun
hanyalah artefak mimpi yang tak jadi
mimpi yang memimpikan mimpi
seperti lagu yang ringan:
transmigran tak bertani
transmigran tak berladang
kamipun menziarahi rerumputan liar
dengan senyum dan duka yang beradu
Samarinda, 7 Juni 2004
Sebagian orang mengira, bahwa pekerjaan membuat program itu hanyalah hal teknis; logika dan matematika, dengan menghapal sejumlah instruksi. Orang lupa bahwa ada pekerjaan otak kanan di sana. Jika penyair perlu kontemplasi demi memburu tetes demi tetes inspirasi, demikian pula yang dilakukan para programmer.
Ini rindu tentang sebuah dangau, atau gubug kecil di tepi kali. Lalu beberapa orang akan datang, dengan pena dan kertas. Sesekali akan ada obrolan gayeng, yang sekejap mungkin berganti diam. Diam yang padat, ketika penulis mengobrol dengan karyanya. Dan demikianlah, komunitas kecil itu lalu kami namakan JORAN.
Hanya berisi hal-hal remeh. Ini bukan sebuah ruang perpustakaan mewah, atau showroom karya-karya berharga. Sebagian berupa lembaran kertas setengah jadi, beberapa hanyalah catatan asal tulis. Walaupun, tetap saja ada harapan bahwa satu waktu seseorang akan merasa bahwa catatan-catatan remeh ini berguna.
Recent comments
3 weeks 4 days ago
20 weeks 4 days ago
20 weeks 4 days ago
24 weeks 6 days ago
25 weeks 6 days ago
27 weeks 6 days ago
27 weeks 6 days ago
28 weeks 2 days ago
34 weeks 4 days ago
37 weeks 3 hours ago