PERJALANAN 3
- Artikel:
Karya: Y. Wibisono
akupun berkemas
melipat senyum di dalam koper
:selamat berjumpa kembali dengan debu
perpisahan ini tak akan dikenang
seperti daun yang jatuh ditiup angin
seekor tupai dan ranting akasia
meringkuk ditelan sepi
seperti keringnya mimpi kami
tentang warna-warna emas bulir padi
dan sekawan pipit yang bernyanyi
tentang panen dan orang-orangan sawah
kembali kami menghitung debu
kaca kendaraan hanyalah bentangan
kanvas coklat yang buram
roda yang menderik dan debu yang bergulung,
seperti inikah negeri sihir?
kali terakhir,
kami menyapa ladang kering dan rumput liar
dengan mimpi yang tak lagi disuarakan
Samarinda, 9 Juni 2004
[Puisi Perjalanan 1, Perjalanan 2, dan Perjalanan 3 telah terpilih sebagai salah satu pemenang dalam Apresiasi Puisi Komunitas APSAS tahun 2006]
Sebagian orang mengira, bahwa pekerjaan membuat program itu hanyalah hal teknis; logika dan matematika, dengan menghapal sejumlah instruksi. Orang lupa bahwa ada pekerjaan otak kanan di sana. Jika penyair perlu kontemplasi demi memburu tetes demi tetes inspirasi, demikian pula yang dilakukan para programmer.
Ini rindu tentang sebuah dangau, atau gubug kecil di tepi kali. Lalu beberapa orang akan datang, dengan pena dan kertas. Sesekali akan ada obrolan gayeng, yang sekejap mungkin berganti diam. Diam yang padat, ketika penulis mengobrol dengan karyanya. Dan demikianlah, komunitas kecil itu lalu kami namakan JORAN.
Hanya berisi hal-hal remeh. Ini bukan sebuah ruang perpustakaan mewah, atau showroom karya-karya berharga. Sebagian berupa lembaran kertas setengah jadi, beberapa hanyalah catatan asal tulis. Walaupun, tetap saja ada harapan bahwa satu waktu seseorang akan merasa bahwa catatan-catatan remeh ini berguna.
Recent comments
3 weeks 4 days ago
20 weeks 4 days ago
20 weeks 4 days ago
24 weeks 6 days ago
25 weeks 6 days ago
27 weeks 6 days ago
27 weeks 6 days ago
28 weeks 2 days ago
34 weeks 4 days ago
37 weeks 3 hours ago