Catatan asal tulis seorang Pekerja IT

Frank Laurence (1894-1967) mengatakan bahwa ia memilih menulis bukan karena menulis itu menyenangkan, tetapi ia merasakan betapa sakitnya ketika tidak menulis. Menurut Pramoedya Ananta Toer (1925-2006), menulis adalah bekerja untuk keabadian. Orang bisa saja pandai setinggi langit, tapi selama tidak menulis, maka ia akan hilang dari sejarah. Atas dasar penghormatan kepada pemikiran mereka, sayapun ingin terus menulis.

Ini Rinduku, Karanggongso

Aku datang kembali, masihkah kau kenali?
Sementara di nadiku telah teraba deru
gemuruh yang menggema. Ah, nafas pantaimu
telah kucium. Juga debur ombakmu yang
berdentang basah, seperti degup jantung
perantau kesepian rindu kampung halaman.
Sepanjang perjalanan, kukenal jejakmu.
Pohon-pohon yang berjajar sepanjang jalan,
jurang-jurang curam yang tetap saja
mengagumkan. Wajah-wajah penakluk bukit
berbaur dengan legam kulit nelayan yang
terbakar. Ini negeri yang tak perlu
berubah.

Benar, inilah kau yang dulu. Nafas laut,
aroma laut, bunyi laut. Segera aku akan

Koruptor Itu Biadab

Di era orde lama, koruptor mengambil uang di bawah meja. Pada era orde baru, ada kemajuan, mereka sudah berani mengambil uang di atas meja. Ketika era reformasi, koruptor lebih gagah berani, mereka mengambil uang dan mejanya sekalian. Entah apakah secara fisiologis telah terjadi pelemahan urat malu para pejabat, yang pasti semakin hari kita dibuat tercengang dengan pengungkapan kasus-kasus yang membuat miris. Kata astaghfirullah-pun tak cukup. Seluruh bangsa harus bersatu padu memerangi korupsi.

Kini Kitalah Yang Menjadi Tontonan

Dulu, kita sering merasa pilu, dan meneteskan airmata menyaksikan sebagian saudara-saudara kita di Afrika yang hidup dalam kemiskinan. Gambar orang kelaparan, anak-anak dekil dan kurus kering dengan tatap mata yang kosong. Kini, dengan gambar yang beda, suka atau tidak, kitalah yang sedang menjadi barang tontonan. Demi mendapat uang 30 ribu rupiah, 21 nyawa melayang karena berdesakan. Di lain tempat, seorang bapak memilih mengakhiri hidup karena tidak mampu membelikan baju lebaran anaknya.

Mari Membangun Negeri Badut

Di NKRI, semua warganegara memiliki hak yang sama dalam hukum dan pemerintahan. Karenanya jika semua orang berbondong-bondong ingin menjadi anggota legislatif atau pimpinan daerah, ya sah-sah saja. Termasuk para artis. Tak penting apa yang ingin mereka lakukan sebab orang suka melihat mereka. Partai pengusung juga sangat diuntungkan. Ada penghematan biaya yang luar biasa untuk promosi. Seorang kader yang ingin maju, dengan potensi kepemimpinan dan visi yang baik, tetap tak ada artinya jika masyarakat luas tidak mengenalnya. Dan artis punya hal itu.

RENUNGAN 17-an: Pahlawan dan Gelandangan

Pahlawan dan gelandangan mungkin tak ada hubungan, tapi bisa juga ada. Seorang gelandangan bisa saja menjadi pahlawan, tapi seorang pahlawan pun sangat bisa menjadi gelandangan, paling tidak setelah ia tak lagi dianggap sebagai pahlawan. Tidak banyak manusia yang beruntung, menjadi pahlawan dan abadi, dengan cerita kepahlawanan yang dituturkan secara turun temurun. Tanpa sadar, kehidupan juga memisahkan antara kepahlawanan dan manusianya.

Strategi Pengelolaan TIK Pada Segmen Organisasi Bisnis dan Corporate

[Ini adalah materi yang saya sampaikan dalam Seminar Nasional CIO 2008 di hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan Kalimantan Timur, tanggal 2 Februari 2008]

Tinjauan Praktis:
Strategi Pengelolaan Teknologi Informasi
Pada Segmen Organisasi Bisnis dan Corporate

LEHER PERKASA

Leher ayam bangkok yang ideal adalah yang memenuhi kriteria antara lain lentur agar mudah menghindar, kokoh untuk menahan pukulan dan liat sehingga efektif untuk mengunci.
Banyak cara untuk melatih leher ayam, salah satunya dengan rajin mengurut. Selain itu, ketika ayam memasuki masa uji coba tarung (abar), maka setiap pukulan yang diterima leher secara alami akan membuat otot leher terbentuk.

KEPADA BUNG

Karya: Y. Wibisono

"Wahai pemilik laut, adakah laut yang
lebih laut, yang mahalaut, yang telah
disembunyikan oleh langit dariku?"

Jika kelak kau melaut lagi, ah pastilah
kau akan melaut lagi. Kau selalu merindu
laut, seperti kau merindu aliran darahmu
yang sesekali kau rasa asing. Kau selalu
rindu ikanmu, anginmu, ombakmu, juga
taburan bintang yang tak pernah jemu
berkerling padamu.

Kubayangkan kau bertopi lebar, duduk
mencangkung di buritan perahu. Kau
penuh harap pada kailmu. Seperti mimpi

Warna-Warna Yang Menghidupkan

DISKUSI tentang warna bagi para pengguna komputer hanyalah sebuah obrolan ringan. Apalagi bagi mereka yang ketika pertama mulai berinteraksi dengan komputer sudah pada era GUI. Betapa tidak. Dalam era GUI, menentukan warna hanya tinggal membuka palet warna, pilih warna yang cocok lalu efeknya langsung dapat dilihat pada obyek yang diinginkan. Tetapi bagi orang-orang yang memulai interaksi komputer dari masa text-based, dengan programming tools maupun applicatons yang serba sederhana, tentunya masih ingat betapa tidak gampangnya membuat warna di komputer.

KERETA TERAKHIR

Karya: Y. Wibisono

Tinggal kau, lalu aku. Dan hati kita segera kosong seperti
stasiun ini. Rel beku, gerbong sunyi. Bahkan menyentuh
lenganmu saja aku tak berani. Adakah wajah selain wajah
kita di sini? Bulan pucat, wajah kita terpantul asing di
ujung peron. Pepohon berjajar dalam bayang remang.

Dingin, bisikmu. Aku mendengarnya seperti lagu lirih
menembus lembut gendangku. Merayap seperti kabut di
kepalaku, kabut yang dingin. Musim tak selalu ramah.
Entah mana yang lebih menakutkan. Ketakmampuanku
melukis garis malam atau aku yang meradang membaca
matamu?

Walau kalah populer dengan pesaing lain, semisal DotNet dari Microsoft, tapi PB sejujurnya adalah tool yang memukau dan pantas jadi pilihan developer. PB adalah the best RAD (Rapid Application Development) dan the real OOP (Object Oriented Programming). Mau tahu lebih banyak? Gabung saja di http://groups.yahoo.com/group/indopb

Darah petarung sejati telah ada di tubuhnya sejak lahir. Ia tak perlu guru untuk menguasai teknik bertarung yang baik. Sebab, ia memang ditakdirkan untuk hidup sebagai petarung. Anda ingin kenal lebih jauh? Kunjungi http://ayam-bangkok.blogspot.com

Jika anda alumni SMAN 1 Trenggalek, jangan lewatkan kesempatan untuk berkumpul kembali dengan kawan-kawan lama anda di http://groups.yahoo.com/group/smanesa