Catatan Asal Tulis

Entah mana yang lebih menakutkan. Ketakmampuanku melukis garis malam atau aku yang meradang membaca matamu?
KERETA TERAKHIR

.. dan di ujungnya, ketika nafasmu adalah satu-satunya oase yang tersisa aku memilih berlari, mencuri mimpi dari pelukmu.
CATATAN KISAH USANG

Bersedih ya bersedih, derita ya derita, bahwa perlu airmata dan sesekali darah, juga siksaan, itu juga bagian dari proses.
SANG GURU PIANO

19 SEPTEMBER

Kau tak pernah menulis puisi untukku.
Mungkin tak perlu. Sebab kasih sayangmu
lebih indah dari sajak cinta.
Tidur malammu yang penuh jaga, telah menjelma
lagu malam yang mendayu. Hati yang lapang
pada semua khilaf, serupa hikayat tentang
telaga jernih di hati perempuan. Airmata yang
sesekali menetes di pipi, seperti kristal
berkilauan dalam lukisan embun pagi.
Lalu, puisi apalagi yang kuperlukan?

Hari ini, 12 tahun yang lalu, kugenggam
tanganmu erat.
"Kini, kau nakhodaku", bisikmu ikhlas.
Aku yang gemetar, membawamu ke atas bahtera.

GERHANA

Ia akan meminangmu saat gerhana.
Ketika kegelapan dan cahaya bersatu
dalam wajah malam. Gaunmu meremang
merah, terajut dari percik sinar bulan.
Lelaki dengan cinta merah, lekas
melayangkanmu ke peluk purnama yang
terkuyup, purnama yang tertangkup.
Dalam takzimnya, disematkannya cincin
yang dipuja dari embun malam di jari
lembut perempuan yang tersipu.
Ia Kamajaya, menggeletarkan rindunya
pada Dewi Ratih. Kelak rahim suburmu
akan melahirkan anak-anak malam.
Yang berlompatan riang pada keremangan
saat bayang matahari merengkuh rembulan.

Smd, Juni 2011

Jalan Perempuan

Ia mengenali perempuan dari cara berjalan. Sesuatu yang ia sendiri sebenarnya sulit untuk menjelaskan. Itu bukan gerakan tunggal, tapi paduan gerak yang utuh sebuah orkestra yang lembut. Seperti tungkai kaki yang memimpin lalu diikuti dengan gemulai oleh paha, pinggul, pinggang, lalu ditutup dengan lengan yang mengayun ringan. Tapi tetap saja itu tak mampu melukiskan dengan persis seperti yang ia pahami. Sudah puluhan, ratusan, mungkin tak terhitung lagi ia mencari di banyak tempat. Di panggung hiburan, ia menemu wanita-wanita yang enggan menutup tubuh mereka yang bercahaya, berlenggok melangkah mengikut irama menggoda, tapi ia tak menemu perempuan. Juga di panggung busana, wanita-wanita bertubuh tinggi ramping, beberapa malah begitu tipis berjalan dengan teratur. Tetap, ia tidak menemu perempuan di sana. Mereka wanita. Perempuan baginya, hanyalah yang berjalan seperti perempuan.

Catatan Dari Ajang LKS 2011 Provinsi Kaltim

LKS 2011 ini adalah LKS yang kesekian kali diselenggarakan. Dimulai dari seleksi tingkat kabupaten/kotamadya, yang sekarang di tingkat propinsi, dan dilanjut di tingkat nasional. Dari tahun ke tahun ada hal yang selalu sama, belum berubah. Ada kesenjangan yang sangat nyata antara wilayah kota dengan wilayah pedalaman dalam kompetensi bidang TI. Kesenjangan yang merupakan hasil dari kesalahan kolektif, dan berdampak banyak. Ada dua dampak yang saya tidak ingin menyebut sebagai 'merugikan', tetapi dua hal ini patut menjadi renungan.

Jangan Berlebihan, Nanti Jadi Tak Elok Lagi

Bahwa kualitas suara Briptu Norman lumayan, tidak seperti artis lipsync sebelumnya, kita mengakui itu. Bahwa gaya joged India-nya amat menghibur, menggoda orang untuk ikut berlenggok, itu memang benar. Kita tentu juga sangat menyambut baik, jika Briptu Norman ini akan menjadi momentum bagi kepolisian untuk lebih dekat ke masyarakat. Tidak lagi bertahan pada sebuah institusi yang garang, arogan, dan untouchable, menjadi aparat keamanan yang benar-benar dapat memberikan rasa aman sekaligus nyaman pada warga masyarakat.

Sajak Untuk Pejuang Yang Terlupakan

Lama tak menulis, khususnya di sini. Semua tulisan berkumpul di kepala, dan hanya berputar-putar di situ, seperti janin yang tak segera ingin lahir.
Namun menyaksikan di layar kaca, dua janda pejuang yang sudah renta meneteskan airmata, tiba-tiba tergambar suasana masa lampau. Lebih dari tigapuluh tahun lalu, ketika almarhum ayah mengajak saya yang masih SD mengikuti reuni Yonif Gelatik, sebuah kumpulan para mantan pejuang. Jika kawan-kawan almarhum ayah ada yang masih hidup, entah bagaimana kondisinya sekarang.

Sihir Tari Kecak di Uluwatu

Hari itu 17 Juli 2009, rombongan memutuskan ke Uluwatu. Setelah lelah berolahraga air di Tanjung Benoa, ke Pulau Penyu serta mampir di GWK, maka sebenarnya saya sudah tidak begitu peduli mau mampir kemana lagi. Yang penting refreshing.

Tapi begitu mulai masuk ke kawasan Uluwatu, ada sesuatu yang lain. Seperti ada nuansa magis sejak pintu masuk. Beberapa penjaga, dengan sopan memperhatikan pakaian pengunjung. Yang bagian bawahnya terbuka, alias pakai celana atau rok di atas lutut diberi selembar kain untuk menutup.

Banyak Alasan Untuk Mencintai PowerBuilder

Apa menariknya PowerBuilder hingga pantas dicintai? Banyak. Sebagai tools yang “sangat OOP”, PowerBuilder memiliki banyak kelebihan khusus. Bagi yang terbiasa bermain dengan structural programming, menggunakan PB akan serasa berada di dunia yang berbeda. Semua komponen, baik bagian luar maupun jerohan dalamnya, adalah object. Karenanya, pemrograman dalam PB adalah full event-driven programming. Berikut adalah sebagian dari sejumlah alasan, mengapa PowerBuilder layak untuk dicintai.

Ayo Selamatkan PowerBuilder

Computerworld dalam edisi Mei 2007 memasukkan PowerBuilder dalam Top 10 Dying Computer Skill. Tentu banyak programmer PowerBuilder yang menolak keras. Termasuk saya. Tapi, jika ini benar terjadi (semoga saja tidak), maka itu bukanlah karena development tools ini tidak bagus. Dalam dunia software, terkadang kualitas baikpun tidak cukup. Diperlukan sejumlah pendukung lain seperti marketing, third party, dan juga barangkali sebuah kekuasaan ekonomi.

Menunggu Gerhana di Pantai Lamaru

Karena tidak merayakan Imlek, saya dan keluarga memilih untuk melewati hari libur ini dengan pergi ke pantai. Pilihannya hanya tiga: Samboja, Lamaru, atau ke Manggar. Kamipun sepakat ke Lamaru, sekalian mampir ke Teritip, tempat penangkaran buaya. Kebetulan pula hari itu (26 Januari 2009) daerah saya termasuk yang dapat menyaksikan gerhana matahari cincin. Keputusanpun bulat, kami akan menunggu gerhana di Lamaru.

Walau kalah populer dengan pesaing lain, semisal DotNet dari Microsoft, tapi PB sejujurnya adalah tool yang memukau dan pantas jadi pilihan developer. PB adalah the best RAD (Rapid Application Development) dan the real OOP (Object Oriented Programming). Mau tahu lebih banyak? Gabung saja di http://groups.yahoo.com/group/indopb

Darah petarung sejati telah ada di tubuhnya sejak lahir. Ia tak perlu guru untuk menguasai teknik bertarung yang baik. Sebab, ia memang ditakdirkan untuk hidup sebagai petarung. Anda ingin kenal lebih jauh? Kunjungi http://ayam-bangkok.blogspot.com

Jika anda alumni SMAN 1 Trenggalek, jangan lewatkan kesempatan untuk berkumpul kembali dengan kawan-kawan lama anda di http://groups.yahoo.com/group/smanesa