Catatan asal tulis seorang Pekerja IT

Frank Laurence (1894-1967) mengatakan bahwa ia memilih menulis bukan karena menulis itu menyenangkan, tetapi ia merasakan betapa sakitnya ketika tidak menulis. Menurut Pramoedya Ananta Toer (1925-2006), menulis adalah bekerja untuk keabadian. Orang bisa saja pandai setinggi langit, tapi selama tidak menulis, maka ia akan hilang dari sejarah. Atas dasar penghormatan kepada pemikiran mereka, sayapun ingin terus menulis.

Sihir Tari Kecak di Uluwatu

Hari itu 17 Juli 2009, rombongan memutuskan ke Uluwatu. Setelah lelah berolahraga air di Tanjung Benoa, ke Pulau Penyu serta mampir di GWK, maka sebenarnya saya sudah tidak begitu peduli mau mampir kemana lagi. Yang penting refreshing.

Tapi begitu mulai masuk ke kawasan Uluwatu, ada sesuatu yang lain. Seperti ada nuansa magis sejak pintu masuk. Beberapa penjaga, dengan sopan memperhatikan pakaian pengunjung. Yang bagian bawahnya terbuka, alias pakai celana atau rok di atas lutut diberi selembar kain untuk menutup.

Banyak Alasan Untuk Mencintai PowerBuilder

Apa menariknya PowerBuilder hingga pantas dicintai? Banyak. Sebagai tools yang “sangat OOP”, PowerBuilder memiliki banyak kelebihan khusus. Bagi yang terbiasa bermain dengan structural programming, menggunakan PB akan serasa berada di dunia yang berbeda. Semua komponen, baik bagian luar maupun jerohan dalamnya, adalah object. Karenanya, pemrograman dalam PB adalah full event-driven programming. Berikut adalah sebagian dari sejumlah alasan, mengapa PowerBuilder layak untuk dicintai.

Ayo Selamatkan PowerBuilder

Computerworld dalam edisi Mei 2007 memasukkan PowerBuilder dalam Top 10 Dying Computer Skill. Tentu banyak programmer PowerBuilder yang menolak keras. Termasuk saya. Tapi, jika ini benar terjadi (semoga saja tidak), maka itu bukanlah karena development tools ini tidak bagus. Dalam dunia software, terkadang kualitas baikpun tidak cukup. Diperlukan sejumlah pendukung lain seperti marketing, third party, dan juga barangkali sebuah kekuasaan ekonomi.

Menunggu Gerhana di Pantai Lamaru

Karena tidak merayakan Imlek, saya dan keluarga memilih untuk melewati hari libur ini dengan pergi ke pantai. Pilihannya hanya tiga: Samboja, Lamaru, atau ke Manggar. Kamipun sepakat ke Lamaru, sekalian mampir ke Teritip, tempat penangkaran buaya. Kebetulan pula hari itu (26 Januari 2009) daerah saya termasuk yang dapat menyaksikan gerhana matahari cincin. Keputusanpun bulat, kami akan menunggu gerhana di Lamaru.

Pantai Pelang, Keindahan Dalam Balutan Mistis

Mengenang pantai Pelang, bagi saya seperti membuka lembaran masa kecil. Dari lahir sampai SMP saya tinggal di Panggul, tempat pantai Pelang berada. Daerah ini berupa sebuah lembah kecil di pinggir laut selatan Jawa Timur, masuk wilayah kabupaten Trenggalek. Entah bagaimana wajah Pelang saat ini? Pelang memiliki semuanya, hal apa yang dibayangkan orang tentang pantai Selatan Jawa yang penuh mistis. Pantai indah, banyak gua dan tebing curam, serta ombak yang garang. Satu lagi, di Pelang terdapat air terjun kecil.

Pantai Tanah Merah Samboja: Kembangkan, Tapi Tetap Jaga Agar Alami

Salah satu resiko tinggal di Samarinda adalah miskin hiburan. Termasuk untuk urusan liburan santai di pantai. Bagi orang yang dulunya mudah untuk pergi ke pantai seperti saya, hal ini memang cukup terasa. Barangkali karena jauh dari pantai, warga Samarinda-pun menyebut sungai Mahakam sebagai laut. Untungnya karena Mahakam tidak kecil jadi bersantai di tepian Mahakam memang sedikit mirip dengan di pinggir laut. Kondisi ini memang berbeda dengan Balikpapan, kota tetangga.

SANG GURU PIANO (Die Klavierspielerin)

Sebuah karya sastra adalah sesuatu yang indah, tak peduli apapun temanya. Setidaknya itulah yang ada dalam sastra Melayu, termasuk sastra Indonesia. Atas dasar hal itu, maka saya yakin bahwa Sang Guru Piano sulit untuk diterima oleh penikmat sastra tanah air. Maka, satu-satunya alasan saya untuk berkeras kepala membaca novel ini adalah karena sang penulis, Elfriede Jelinek, adalah penerima Nobel Sastra 2004.

Nagasasra - Sabuk Inten

Buku-buku silat, dalam tatanan sastra yang mapan, sering dianggap sebagai karya kelas dua. Pandangan itu menjadi beralasan karena umumnya buku-buku jenis ini lebih mengutamakan unsur serunya penggambaran adegan silat, dibanding unsur sastra.

Temaram Sore Tasikmadu

“Nyuwun sewu, apakah anda bidadari?”
Ia yang membentang selendangnya dalam
sinar senja,tersenyum menggoda.
“Bukan kangmas. Nama saya Tasikmadu!”

Angin laut datang dari arah cakrawala,
mengusik pucuk daun yang memerah lalu
meniup lembut pada ceruk bebatuan. Dia
yang gemulai itu terus menari, ditingkah
orkestra gamelan yang mengalun dari
dasar pantai selatan.

Di ujung nyiurmu, hatiku tersangkut
erat. Hati pelaut mabuk, yang ingin
terus mencumbumu sepanjang senja.
Jujurlah, wahai jelita. Dewata mana
yang pernah kau pikat hatinya, hingga

Ini Rinduku, Karanggongso

Aku datang kembali, masihkah kau kenali?
Sementara di nadiku telah teraba deru
gemuruh yang menggema. Ah, nafas pantaimu
telah kucium. Juga debur ombakmu yang
berdentang basah, seperti degup jantung
perantau kesepian rindu kampung halaman.
Sepanjang perjalanan, kukenal jejakmu.
Pohon-pohon yang berjajar sepanjang jalan,
jurang-jurang curam yang tetap saja
mengagumkan. Wajah-wajah penakluk bukit
berbaur dengan legam kulit nelayan yang
terbakar. Ini negeri yang tak perlu
berubah.

Benar, inilah kau yang dulu. Nafas laut,
aroma laut, bunyi laut. Segera aku akan

Walau kalah populer dengan pesaing lain, semisal DotNet dari Microsoft, tapi PB sejujurnya adalah tool yang memukau dan pantas jadi pilihan developer. PB adalah the best RAD (Rapid Application Development) dan the real OOP (Object Oriented Programming). Mau tahu lebih banyak? Gabung saja di http://groups.yahoo.com/group/indopb

Darah petarung sejati telah ada di tubuhnya sejak lahir. Ia tak perlu guru untuk menguasai teknik bertarung yang baik. Sebab, ia memang ditakdirkan untuk hidup sebagai petarung. Anda ingin kenal lebih jauh? Kunjungi http://ayam-bangkok.blogspot.com

Jika anda alumni SMAN 1 Trenggalek, jangan lewatkan kesempatan untuk berkumpul kembali dengan kawan-kawan lama anda di http://groups.yahoo.com/group/smanesa